<p class="ql-align-justify"> Tujuan pemeriksaannya adalah memeriksa kewajaran proses right issue, dalam arti apakah dilakukan sesuai Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-26/PM/2003 Tanggal 17 Juli 2003, seperti:</p><ol><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Persyaratan dan tata cara pelaksanaan rigth issue</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Kewajiban emiten (perusahaan yang menerbitkan saham) terkait pengumuman prosedur danperlindungan investor.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Hak pemegang saham untuk mendapatkan penawaran saham terlebih dahulu </li></ol><p class="ql-align-justify"> Pemeriksaanya meliputi:</p><ol><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Transparansi dan Keandalan Informasi: Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan bahwa informasi keuangan yang disajikan selama proses right issue adalah akurat dan dapat dipercaya. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan pemangku kepentingan lainnya.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Mitigasi Manipulasi Laba: Pemeriksaan juga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi manipulasi laba yang mungkin dilakukan oleh perusahaan. Manipulasi ini dapat terjadi melalui pengaturan struktur modal atau kinerja keuangan yang menyesatkan.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Moderasi Kualitas Audit: Kualitas audit memainkan peran penting dalam memoderasi hubungan antara asimetri informasi, struktur modal, dan kinerja keuangan terhadap manajemen laba. Audit yang berkualitas tinggi dapat membantu mengurangi risiko manipulasi dan meningkatkan kepercayaan terhadap laporan keuangan.</li></ol><p class="ql-align-justify"> Right issue diterbitkan dengan tujuan untuk memperoleh dana tambahan dari pemodal dan untuk ekspansi usaha. Ada dua alasan bagi perusahan melakukan penerbitan saham baru (right issue), yaitu dengan penerbitan saham baru (right issue) dapat mengurangi biaya karena emiten tidak harus membayar fee untuk jasa penjamin (underwriter) dan penerbitan saham baru (right issue) menyebabkan jumlah saham perusahaan bertambah sehingga diharapkan dengan langkah tersebut akan dapat meningkatkan frekuensi perdagangan, yang berarti meningkatkan likuiditas saham.</p><p class="ql-align-justify"> Dengan adanya hak memesan efek terlebih dahulu (preemptive right), para investor lama dapat mempertahankan proporsi kepemilikan mereka. Apabila para investor lama tidak menggunakan haknya tersebut, maka mereka dapat menjual right yang dimilikinya kepada pihak lain. Beberapa tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan porsi kepemilikan pemegang saham atau meningkatkan jumlah saham yang beredar. Jadi dengan adanya right issue, kapitalisasi pasar saham akan meningkat dalam jumlah yang lebih kecil dari pada presentase jumlah lembar saham yang beredar. Umumnya diharapkan penambahan jumlah lembar saham di pasar akan meningkatkan frekuensi perdagangan saham tersebut atau dengan kata lain dapat meningkatkan likuiditas saham.</p><p class="ql-align-justify"> Adapun tujuan pengumuman right issue adalah untuk menarik minat investor untuk membeli saham yang ditawarkan. Pengumuman right issue tentu saja akan menimbulkan perubahan harga naik maupun turun. Investor dalam melakukan investasinya mengharap return yang tinggi, akan tetapi realisasinya belum tentu sesuai dengan harapan investor tersebut. Dengan adanya right issue maka harga saham menjadi lebih rendah (murah), sehingga investor akan memanfaatkan peristiwa tersebut untuk membeli saham guna meningkatkan investasinya. Secara tidak langsung, investor berharap besar terhadap saham yang dibelinya untuk mendapat return yang besar pula.<a href="#_ftn4" rel="noopener noreferrer" target="_blank">[4]</a></p><p class="ql-align-justify"> Adapun Manfaat dari right issue adalah ketika investor membeli saham melalui mekanisme ini, pada dasarnya mereka melakukan pembelian saham seperti biasa, yang dapat memberikan potensi imbal hasil berupa dividen maupun capital gain. Selain itu, right issue juga memiliki manfaat tambahan, yaitu:</p><ol><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Investor mendapatkan hak istimewa untuk membeli saham baru pada harga yang telah ditentukan sebelumnya, dengan menukarkan right yang mereka miliki. Ini memberikan peluang bagi investor untuk meraih keuntungan karena dapat memperoleh saham baru dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Right dapat diperjualbelikan di Pasar Sekunder, sehingga investor memiliki kesempatan untuk memperoleh capital gain apabila harga jual right tersebut lebih tinggi dibandingkan harga belinya.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Pengumuman mengenai penerbitan saham baru (right issue) merupakan informasi yang disampaikan oleh manajemen perusahaan dan dapat memengaruhi persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Investor biasanya menanggapi informasi ini sebagai sinyal atas suatu kejadian tertentu, yang bisa bersifat positif (good news) atau negatif (bad news). Jika dana yang diperoleh dari right issue dimanfaatkan untuk pengembangan usaha atau memperbaiki struktur permodalan, maka hal tersebut dipandang sebagai langkah strategis yang berpotensi meningkatkan kinerja perusahaan di masa depan, sehingga memberikan sinyal positif bagi investor dan mendorong kenaikan harga saham.</li></ol><p class="ql-align-justify"> Sebaliknya, jika dana tersebut dialokasikan untuk investasi yang memiliki nilai sekarang bersih (net present value/NPV) nol atau negatif, atau hanya digunakan untuk melunasi utang yang jatuh tempo dan berpotensi menurunkan laba di masa mendatang, maka informasi tersebut akan dianggap sebagai sinyal negatif. Investor akan merespons hal ini, yang tercermin dalam perubahan harga saham dan tingkat likuiditas saham di sekitar waktu pengumuman right issue. Keuntungan dengan adanya right issue bagi perusahaan antara lain:</p><ol><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Sebagai salah satu sumber dana bagi perusahaan.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Tidak memerlukan prosedur dan aturan yang ketat, seperti halnya dengan penawaran umum perdana atau go public.</li><li data-list="ordered"><span class="ql-ui" contenteditable="false"></span>Right issue dapat dikombinasikan dengan derivatif efek lainnya.</li></ol><p><br></p><p><br></p>